Senin, 09 April 2012

Tugas Matrikulasi Dasar Finansial

UANG


Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran. Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
Sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.

Sejarah

Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah sistem'barter'yaitu barang yang ditukar dengan barang. Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted) benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang: orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam.
Fungsi Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan
Fungsi asli

Fungsi asli uang ada tiga, yaitu :

• Alat Tukar

• Sebagai Satuan Hitung

• Sebagai Penyimpan Nilai.
­ Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. ­ Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. ­ Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran. ­ Uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang.
Fungsi Turunan

Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan.
Fungsi turunan itu antara lain:

• Uang sebagai alat pembayaran yang sah

• Uang sebagai alat pembayaran utang

• Uang sebagai alat penimbun kekayaan

• Uang sebagai alat pemindah kekayaan

• Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
Syarat-syarat

Suatu benda dapat dijadikan sebagai "uang" jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu yaitu :

1. Benda itu harus diterima secara umum (acceptability).

2. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (durability).

3. Kualitasnya cenderung sama (uniformity).

4. Jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (scarcity).

5. Uang juga harus mudah dibawa, portable, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility).

6. Memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value).
JenisUang yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu:

1. Uang kartal (sering pula disebut sebagai common money).

2. Uang giral.

Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini.Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu uang logam dan uang kertas. Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai.


Uang logam memiliki tiga macam nilai:
1. Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.

2. Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).

3. Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).


Sementara itu, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).
Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi uang penuh (full bodied money) dan uang tanda (token money)
Uang Penuh (full bodied money)

Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
Uang Tanda (token money)

Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.
Teori uang dinamis

Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang.

Teori dinamis antara lain:
1. Teori Kuantitas dari David Ricardo

Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula, dan juga sebaliknya.

2. Teori Kuantitas dari Irving Fisher

Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.

3. Teori Persediaan Kas

Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.

4. Teori Ongkos Produksi

Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang

Uang dalam ekonomi

Uang adalah salah satu topik utama dalam pembelajaran ekonomi dan finansial. Monetarisme adalah sebuah teori ekonomi yang kebanyakan membahas tentang permintaan dan penawaran uang. Sebelum tahun 80-an, masalah stabilitas permintaan uang menjadi bahasan utama karya-karya Milton Friedman, Anna Schwartz, David Laidler, dan lainnya.Kebijakan moneter bertujuan untuk mengatur persediaan uang, inflasi, dan bunga yang kemudian akan memengaruhi output dan ketenagakerjaan. Inflasi adalah turunnya nilai sebuah mata uang dalam jangka waktu tertentu dan dapat menyebabkan bertambahnya persediaan uang secara berlebihan. Interest rate, biaya yang timbul ketika meminjam uang, adalah salah satu alat penting untuk mengontrol inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral seringkali diberi tanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol persediaan uang, interest rate, dan perbankan.

Minggu, 29 Mei 2011

EXERCISE 3

TUGAS BAHASA INGGRIS BISNIS 2

Structure And Written Expresion

PART A

1. In addition to the more traditional simple oven many …….. either by circulating heated air around to the food or by heating the moisture contained in the food with microwaves, and a few do both.

Answer : c. Modern ovens function

2. ……. many communication companies are now able to offer radio and television broadcasts over the internet.

Answer : d. With the introduction of advanced technology

3. From the beginning of the twentieth century to the present, technology …… people are beginning to imagine there are no limits to what we can achieve.

Answer : c. Has progressed to the point that

4. A trap ……disguise is what has come to be called a Trojan Horse, from the ancient story of the gift of the wooden horse from the Greeks.

Answer : d. Offered as a gift in

5. Telecommuting is a new from of work …… to work, such as fathers with children, the chance to work while remaining at home.

Answer : a. Affording those previously unable

6. It is the lack of gravity on the moon that makes……. leaps of 30 or more.

Answer : a. Possible

7. It is believed that the modern bird ……..the pterodactyls that existed millions of years ago.

Answer : b. Evolved from

8. Although …….a successful film, none of her other works have to date been adapted to the film format.

Answer : d. Amy Tan’s best known novel, The Joy Luck Club, made

9. The advent of the personal computer and easy access to information via the internet has allowed many more entrepreneurs ……. than over before.

Answer : c. Opening businesses home-based

10. ……. “orca” means whale, the orca is actually a member of the dolphin family, the delphinids.

Answer : c. While

11. Many modern critics of American literature have called Mark Twain, born Samuel Clemens,…...

Answer : c. America’s greatest writer

12. ……. its area of defense, a fort should be built on an elevation and with some sort of natural feature of the landscape to obstruct direct access to the fort.

Answer : a. To better protect

13. An iron smelting forge …… ore into usable metals.

Answer : a. Melts

14. The one in charge of a meeting …… toward the end of the meeting.

Answer : d. Generally tables important topics

15. Sufficient gravitational force is _____ atmosphere, otherwise the atmosphere will drift off into space.

Answer : d. Necessary to retain a planet’s

PART B

16. Because of the enormous pull gravitational of the Moon, the shape of the

a b

Earth actually changes as the largest oceans are “pulled” toward the Moon.

c d

Answer : b. gravitation

17. Only with the advent of refrigerator were most Americans able to begin to

a b c

consume fresh meat.

D

Answer : a. refrigerates

18. The smaller of all nine planets in the solar system is Pluto.

a b c d

Answer : a smallest

19. The function of a biologist is both to describe organisms in minute detail also

a b c

to understand why they behave as they do.

d

Answer : c. and

20. According to all findings to date, the known universe consists almost entirely

a b c

of the hydrogen.

d

Answer : d. don’t make word “the”

21. Because of their flexibility, reeds and straw are able to endure harsh winds

a b

that other more brittle materials like brick and concrete would not be able to

c

withstanding.

d

Answer : d. withstand

22. Before hay can be processed and sold, it is typically bundled into boxlike

a b c

bales so that it can be more easily transport.

d

Answer : d.transported

23. Most of the birds living in desert regions inhabits the fringes of the desert.

a b c d

Answer : d

24. Areas of rocks may shifts up or down on each side of a fault.

a b c d

Answer : b.shift

25. From the 1850s until after the turn of the century, many of America’s super-

a

rich families made newport his favorite summer resort.

b c d

Answer : d .their

26. Of Jane Austeen’s six great novels, the first four were published anonymous

a b c

during her lifetime.

d

Answer : b. was

27. Clarence Birdseye is best know for developing a process for freezing food in

a b c

small packages.

d

Answer : a. known

28. It was as a direct result of the widespread implementation electricity that the

a b c

us had a source of light other than gas lights.

d

Answer : c.implementing

29. The Smithsonian Institution in Washington DC is home to the largest

a

collecting of native american artifacts in the united states, most of which

b c

uncatalogued and hidden from public view.

d

Answer : b. collection

30. In the modern era, face to face communication is becoming near as uncommon

a b c

as hand-written letters.

d

Answer : b. nearer

31. The leaves of most coniferous species are slender and length.

a b c d

Answer : d. long

32. Like an airplane, a helicopter have to control sticks instead of one.

a b c d

Answer : c. has

33. Much bright young starts lie along the spiral arms of the Milky Way Galaxy.

a b c d

Answer : a. many

34. Hippocrates believed that health depended on the balanced of the four fluids

a b c d

of the body blood, phlegm, bile and black bile.

Answer : c. balance

35. Because mistletoe berries are poisonous, everyone with Christmas decorations

a

containing mistletoe need to be aware of the potential danger.

b c d

Answer : c. needs

36. The earliest known artworks were done by caveman which used a mixture of

a b c

clay, chalk and burned wood and bones.

d

Answer : c. who

37. The Earth’s crust is composed of fifteen plates which float on the partially

a b c

molten layer below they.

d

Answer : d. them

38. The Cabinet consist of secretaries of departments, who report to the president,

a b

give him advice, and helping him make decisions.

c d

Answer : c. help

39. Operas can be broadly classified as either comedies or they are tragedies.

a b c d

Answer : d. don’t make word “or they are”

40. During the annually salmon migration from the sea to fresh water, Alaska’s

a b

mcneil river becomes a gathering place for brown bears waiting eagerly to

c d

catch their fill.

Answer : a. annual

Kamis, 19 Mei 2011

EXERCISE 2

Part I

1. “Tell me why you are interested in learning this subject ?
” Econimics…….to explain the phenomena in Business World“.
a. Try
b. Tries
c. Are trying
d. Have tried
e. Trying
Jawaban : b. Tries

2. “What’s on the news today ?” .
“The policeman ……caught the criminal.”
a. Have
b. Has
c. Had
d. Having
e. Is having
Jawaban : b. Has

3. “After traveling across the country, I think Toronto …… the busiest in Canada.”
a. Was
b. Were
c. Is
d. Having
e. Is having
Jawaban : c. Is

4. “You should sleep early tonight because we start our journey tomorrow and five hundred miles…….a long distance to drive in one day.”
a. To be
b. Are being
c. It is
d. Are
e. Is
Jawaban : d. Are

5. “After the incident at the border yesterday, the army has reinforced……strength this morning”.
a. Its
b. It’s
c. Theirs
d. Their
e. Our
Jawaban : d. Their

6. “Childen, tell me the functions of these tools !”.
”Scissors……to cut thin materials.”
a. Used
b. Is used
c. Are used
d. Use
e. Uses
Jawaban : c. Are used

7. “According to the recipe. I need seven…….to make this chicken pie”
a. Potato
b. Potatos
c. Potatoes
d. Potatii
e. Potatees
Jawaban : c. Potatoes

8. “These are a lot of disaster in Indonesia these days”.
”Yes. And now, the earthquake and tsunami phenomena always ….. a lof of people.
a. Fascinate
b. Fascinates
c. Fascinated
d. Fascinating
e. Is fascinated
Jawaban : a. Fascinate

9. “Which of these sentences is correct ?
a. Car made loud noise
b. Car made a loud noise
c. A car made the loud noise
d. The car made a loud noise
e. The car made the loud noise
Jawaban : d. The car made a loud noise

10. Jim : Can I use that car ?
Mark : No, It’s…..car.
a. My mother-in-law
b. My mother’s - in - law
c. My mother - in - law’s
d. My mother - in - law
e. My mother - in – laws
Jawaban : c. My mother - in - law’s

11. “The old man’s house is old”.
” Yes. One ……windows is broken “.
a. Them
b. Theirs
c. It’s
d. Its
e. It
Jawaban : d. Its

12. “ Where we will sleep tonight ?”.
”Ann is going to share her room with …., isn’t she?”.
a. You and me
b. You and I
c. I and you
d. Me and you
e. We
Jawaban : a. You and me

13. “What’s said in the memo ?”
”You and ….are expected to be present at the student representative meeting.”
a. I
b. Mine
c. My
d. Mine
e. Myself
Jawaban : a. I

14. “The students must be made to understand how each lesson can be value to ….”
“ I absolutely agree with you.”
a. Him
b. They
c. Them
d. It
e. He
Jawaban : c. Them

15. “How does Jarohi play guitar ?”.”As well as…..do.”
a. I
b. Me
c. My
d. Mine
e. Myself
Jawaban : a. I

16. “Anything happens to you ; don’t forget that ….. mother and father love you.”
a. You
b. Your
c. Yours
d. Yourself
e. Your’s
Jawaban : b. Your

17. “Vito and I have a lot in common”.
”Yes, your ideas,…….somewhat unusual to me.”
a. Like he, are
b. Like him, is
c. Like his, is
d. Like himself , are
e. Like his, are
Jawaban : b. Like him, is


18. “Is this your book?”.
”This doesn’t look like …..book ; it must be …..”
a. My / yours
b. Mine / your
c. Your / mine
d. Yours / my
e. Mine / yours
Jawaban : a. My / yours

19. “What’s the decision ?”. “I don’t know yet.”
“The committee are still arguing among ….”
a. They
b. Them
c. Their
d. Theirs
e. Themselves
Jawaban : e. Themselves

20. “Mother : What are you doing ?
Children : Chatting.
Mother : What ! You waste your time. You get ……from that.
a. Something
b. Anything
c. None
d. Nothing
e. No one
Jawaban : d. Nothing

21. “Does….know where my glasses?”
“You’re wearing them. Why you’re always so forgetful ?”
a. Somebody
b. Someone
c. Everybody
d. Everyone
e. Anybody
Jawaban : e. Anybody

22. “…..of the bread has been taken from its box “.
”No one likes it”.
a. Some
b. Something
c. Nothing
d. Any
e. None
Jawaban : a. Some

23. “Who wants to go with me to the orchestra ?”.
”...of us want to go to the orchestra”.
a. Every
b. Each
c. One
d. All
e. No
Jawaban : d. All

24. A : Look at the picture on the wall !
B : ….is a beautiful picture.
a. One
b. Any
c. These
d. That
e. Those
Jawaban : d. That

25. “Who is the man talking to you last night ?”.
”The man …..I talked to last night was my brother.”
a. Whom
b. Which
c. When
d. To when
e. Where
Jawaban : a. Whom

Part II

1. “…his own assignments, Sony offered to help his friends.’
a. When finished
b. He finished
c. Having finished
d. Finished
e. After finished
Jawaban : c. Having finished

2. “ ….the money, Tarwan left for his home town.”
a. Having received
b. Had received
c. After he receives
d. Being received
e. He had received
Jawaban : a. Having received

3. “ We always avoid ….to the mall on Sunday because it’s too crowded.”
a. Go
b. To go
c. Be gone
d. Going
e. To going
Jawaban : d. Going

4. “ What was he interested in ?”
a. Learn
b. Learning
c. To learn
d. Learned
e. Learns
Jawaban : b. Learning

5. “ These floors always look dirty in spite of …every day.”
a. Sweeping
b. Being sweeping
c. Swept
d. Being swept
e. To sweep
Jawaban : d. Being swept

6. Bob : “I’m going out tonight.”
John : “Would you mind …the key to the house?”
a. To leave
b. Leave
c. To leaving
d. Leaves
e. Leaving
Jawaban : e.Leaving

7. “ Does Fajri completely denied ….the money.”
a. Steals
b. Stealing
c. To steal
d. Stole
e. Stolen
Jawaban : b. Stealing

8. “ What’s your hobby?”.”….stamps.”
a. Collect
b. To collect
c. Collecting
d. Collected
e. Collects
Jawaban : c. Collecting

9. “ Can Rosa accepts her parent’s divorce? ”
“ No. She isn’t mature enough …”
a. Understand
b. To understand
c. Understanding
d. To understanding
e. Understands
Jawaban : b. To understand

10. “ I wonder where Dadang is”.
“ Don’t you know the committee forced him….?”
a. Resigning
b. Resign
c. To resign
d. Resigned
e. To Resigning
Jawaban : c. To resign

11. “ The poor woman can’t afford …a dress.”
a. Buy
b. Buys
c. Buying
d. To buy
e. Bought
Jawaban : a. Buy

12. “ I smell something …. In the kitchen.”
a. Burnt
b. Burns
c. Has burnt
d. Burning
e. To burn
Jawaban : d. Burning

13. “ I had to ask the soldier….”.
a. Stop firing
b. To stop firing
c. To stop to fire
d. Stopping to fire
e. Stop to fire
Jawaban : b. To stop firing

14. “ What did the teacher tell us ?”
“ He told us ….noisy.”
a. Don’t be
b. Not being
c. Didn’t be
d. Not to be
e. Don’t being
Jawaban : d. Not to be

15. “ Do you object to …on the table”.
“ Yes. You sit on the cake”.
a. I sit
b. My sitting
c. Me sit
d. I sitting
e. My sit
Jawaban : b. My sitting

16. Rudy : “ What are you looking forward ?”.
Tony : “….my old friends.”
a. To seeing
b. See
c. Seeing
d. To see
e. Seen
Jawaban : a. To seeing

17. “ When you go camping, don’t forget to bring ….bags.”.
a. Sleep
b. Sleeping
c. To Sleep
d. Slept
e. Sleepy
Jawaban : b. Sleeping

18. “ The smiling boy clapped his hands”. It means :
a. They boy is smiling and clapping his hands.
b. The boy clapped his hands and smiled.
c. Clapping his hands, the boy is smiling.
d. The boy with a smile on his face clapped his hands.
e. The clapping boy is smiling.
Jawaban : d. The boy with a smile on his face clapped his hands.

19. “ I am bored the show is very ….”
a. Bore
b. To bore
c. Bored
d. To be bored
e. Boring
Jawaban : e. Boring

20. “ We thought of … across France. We’re rather tired
of ….by train.”
a. Driving / go
b. To drive / to go
c. To drive / going
d. Driving / going
e. Driving / to go
Jawaban : d. Driving / going

21. “ When at last I succeeded in ..him that I wanted …
Home quickly, he put his foot on the accelerator and
I felt the car ….forward.”
a. Convincing / to get / to leap
b. To convince / to get / leaping
c. To convince/ getting / to leap
d. Convincing / getting / leaping
e. Convincing / to get / leaping
Jawaban : e. Convincing / to get / leaping

22. X : “Bob smoked when he was in College. Does he now ?”.
Y : “Yes.”
From the dialog we know that ….
a. Bob smoked but now he quits smoking.
b. Bob used to smoking.
c. Bob used to smoke.
d. Bob’s used to smoking.
e. Bob doesn’t smoke anymore.
Jawaban : b. Bob used to smoking

23. “ I always….the sun ….every morning.”
a. Watch / to be rising
b. Watch / to rise
c. Watching / rises
d. Watch / rising
e. Wathing / rising
Jawaban : c. Watching / rises

24. “ I don’t know where …in this holiday”.
a. Go
b. To go
c. Going
d. Went
e. Gone
Jawaban : b. To go

25. “ The car is always hard to start.”
“ I think it needs….”
a. Repair
b. To repair
c. Repaired
d. Repairing
e. To be repairing
Jawaban : c. Repaired

Minggu, 03 April 2011

EXERCISE 1

Exercise 1 : Subject, Verb, Complement, and Modifier Identify the subject, verb, complement, and modifier in each of following sentences. Remember that not every sentences has complement or modifier. 1. George is cooking dinner tonight. 2. Henry and Marcia have visited the president 3. We can eat lunch in this restaurant today 4. Pat should have bought gasoline yesterday. 5. Tree grow. 6. It was raining at seven o’ clock this morning. 7. She opened a checking account at the bank last week. 8. Harry is washing dishes right now. 9. She opened her book. 10. Paul, William, and Mary were watching television a few minutes ago. Answer : 1. George is cooking dinner tonight. Subject + verb phrase + complement + modifier of time 2. Henry and Marcia have visited the president. Subject + verb phrase + complement 3. We can eat lunch in this restaurant today. Subject + modal + verb + complement + modifier of place + modifier of time 4. Pat should have bought gasoline yesterday. Subject + verb phrase + complement + modifier of time 5. Tree grow. Subject + verb 6. It was raining at seven o’ clock this morning. Subject + verb phrase + modifier of time 7. She opened a checking account at the bank last week. Subject + verb + complement + modifier of place + modifier of time 8. Harry is washing dishes right now. Subject + verb phrase + complement + modifier of time 9. She opened her book. Subject + verb + complement 10. Paul, William, and Mary were watching television a few minutes ago. Subject + verb phrase + complement + modifier of time

Kamis, 16 Desember 2010

Tulisan 4 Mata Kuliah Etika Bisnis

CSR dan TBL

Sebagai sebuah inovasi sosial baru dalam kehidupan bersama antara perusahaan dengan masyarakat, pemahaman tentang CSR oleh masyarakat perlu ditingkatkan, termasuk masyarakat kampus. Bagaimana masyarakat kampus akan memberikan inovasi dan berkontribusi bagi implementasi CSR untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM bila masyarakat kampus belum memiliki pemahaman yang memadai tentang CSR dan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam implementasi CSR. Pada hal CSR memiliki potensi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan secara akademik akan berkembang menjadi sebuah trans-disiplin yang menggabungkan antara aspek-aspek ilmiah dengan aspek-aspek praktis di masyarakat.

John Elkington (1997) sebagai seorang akademisi, merumuskan Triple Bottom Line (TBL) atau tiga faktor utama operasi perusahaan dalam kaitannya dengan lingkungan dan manusia, yaitu faktor manusia dan masyarakat (people), faktor ekonomi dan keuntungan (profit), serta faktor lingkungan (Planet). Ketika faktor ini juga terkenal dengan sebutan triple-P (3P) yaitu people, profit and planet. Ketiga faktor ini berkaitan satu sama lain. Masyarakat tergantung pada ekonomi; ekonomi dan keuntungan perusahaan tergantung pada masyarakat dan lingkungan, bahkan ekosistem global. Ketiga komponen TBL ini bersifat dinamis tergantung kondisi dan tekanan sosial, politik, ekonomi dan lingkungan, serta kemungkinan konflik kepentingan.

TBL digunakan sebagai kerangka atau formula untuk mengukur dan menlaporkan kinerja perusahaan mencakup parameter-parameter ekonomi, sosial dan lingkungan dengan memperhatikan kebutuhan stakeholdes (konsumen, pekerja, mitra bisnis, pemerintah, masyarakat lokal dan masyarakata luas) dan shareholders, guna meminimalkan gangguan atau kerusakan pada manusia dan lingkungan dari berbagai aktifitas perusahaan.

TBL bukan skedar laporan kinerja tetapi juga sebagai suatu pendekatan untuk memperbaiki pengambilan keputusan tentang kebijakan dan program ke arah yang lebih baik dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan dan masyarakat sekaligus. Penerapan konsep TBL ini berkembang pesat oleh – di Amerika, Kanada, Eropa dan Australia. Berbagai di Indonesia juga mulai menerapkannnya.

Prinsip TBL secara legal sudah lama dianut pemerintah Indonesia, sejak negara Indonesia berdiri, seperti tercantum dalam pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan diperuntukkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya merupakan komponen planet atau lingkungan dari konsep TBL. Kemakmuran merupakan komponen profit atau ekonomi dari konsep TBL. Rakyat merupakan komponen people atau masyarakat dari konsel TBL. Hal ini berarti pengelolaan sumberdaya alam Indonesia seharusnya ditujukan untuk peningkatan kualitas manusia dan lingkungannnya (kemakmuran rakyat)

Berdasarkan konsep TBL tersebut seharusnya konsep dan implementasi CSR mencakup aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dalam peningkatan kualitas hidup pekerja beserta keluarganya serta masyarakat, termasuk konsumen. Dalam perjalanannya, implementasi CSR kadangkala mengalami pembiasan dari nilai-nilai CSR yang “asli”. Pembiasan itu tampak manakala perusahaan hanya melakaukan kegiatan bantuan atau charity atau “pemadam konflik sementara“ kepada masyarakat yang kemudian dianggap sebagai program CSR. Pada hal CSR ideal tidak sekedar sebagai program bantuan untuk menghindari tekanan dari pihak lain, misalnya tekanan masyarakat ataupun sebagai alat kehumasan untuk membentuk citra baik, melainkan merupakan kegiatan pemberdayaan yang berkesinambungan ke arah yang lebih baik.

CSR yang dilakukan oleh – di Indonesia akan berbeda satu sama lain tergantung pada konteks masalah yang dihadapi masyarakat. Perbedaan konteks ini juga akan berimplikasi kepada perbedaan strategi pendekatan yang dilakukan oleh masing-masing. Keberadaan CSR di suatu daerah juga tidak pernah terlepas dari sistem kemitraan kelembagaan yang ada di sekitarnya. Pemerintah, lembaga adat, LSM, dan lembaga sosial masyarakat lainnya juga turut memberikan warna terhadap kegiatan CSR. Keberadaan stakeholder ini bisa hadir sebagai penunjang keberhasilan CSR ataupun sebaliknya, jika proses sinergi di antara para pelaku tersebut tidak dilakukan. (Oleh: Prof. Dr. Hardinsyah, MS)

Sumber : http://fema.ipb.ac.id

Tulisan 3 Mata Kuliah Etika Bisnis

Tanggung jawab sosial perusahaan

Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

CSR adalah merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya.Untuk menunjukkan bahwa perusahaan adalah warga dunia bisnis yang baik maka perusahaan dapat membuat pelaporan atas dilaksanakannya beberapa standar CSR termasuk dalam hal:

Akuntabilitas atas standar AA1000 berdasarkan laporan sesuai standar John Elkington yaitu laporan yang menggunakan dasar triple bottom line (3BL). Global Reporting Initiative, yang mungkin merupakan acuan laporan berkelanjutan yang paling banyak digunakan sebagai standar saat ini. Skala dan sifat keuntungan dari CSR untuk suatu organisasi dapat berbeda-beda tergantung dari sifat perusahaan tersebut.
Banyak pihak berpendapat bahwa amat sulit untuk mengukur kinerja CSR, walaupun sesungguhnya cukup banyak literatur yang memuat tentang cara mengukurnya. Literatur tersebut misalnya metode "Empat belas poin balanced scorecard oleh Deming. Literatur lain misalnya Orlizty, Schmidt, dan Rynes yang menemukan suatu korelasi positif walaupun lemah antara kinerja sosial dan lingkungan hidup dengan kinerja keuangan perusahaan. Kebanyakan penelitian yang mengaitkan antara kinerja CSR (corporate social performance) dengan kinerja finansial perusahaan (corporate financial performance) memang menunjukkan kecenderungan positif, namun kesepakatan mengenai bagaimana CSR diukur belumlah lagi tercapai. Mungkin, kesepakatan para pemangku kepentingan global yang mendefinisikan berbagai subjek inti (core subject) dalam ISO 26000 Guidance on Social Responsibility--direncanakan terbit pada September 2010--akan lebih memudahkan perusahaan untuk menurunkan isu-isu di setiap subjek inti dalam standar tersebut menjadi alat ukur keberhasilan CSR.

sumber : id.wikipedia.org/wiki

Tugas 2 etika bisnis

Seminar Leadership in Corporate Social Responsibility di Sampoerna Strategic Square Tower B, Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2006

Memahami Pentingnya Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Bagaimana pun, kelangsungan perusahaan bergantung dari dukungan banyak pihak. Selain komunitas internal seperti pemegang saham, karyawan, keluarga karyawan, perhatian pada masyarakat sekitar juga ternyata membawa dampak positif bagi perusahaan.

Seminar tersebut menampilkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Ryana Hardjapamekas sebagai keynote speaker. Erry menyatakan rasa optimisnya terhadap pelaksanaan CSR di Indonesia meskipun masih harus disayangkan, banyak perusahaan yang ternyata belum memahaminya. Terutama di kalangan pimpinan puncak. Kegiatan yang bersifat sosial tersebut lebih banyak diartikan sebagai persoalan yang menambah anggaran perusahaan. "Padahal, secara teori, community support is a prerequisite for the sustainability business," ujar Erry. Menurut dia, sumbangan masyarakat sekitar baik secara materiil (seperti pembebasan tanah mereka untuk perusahaan hingga keterlibatan talent daerah) maupun non materiil (dukungan, rasa aman) sangat berpengaruh bagi keberlanjutan pengembangan perusahaan. Sumbangan inilah yang kemudian melandasi tanggung jawab sosial perusahaan untuk menyejahterakan komunitas lokal tersebut, selain sebagai ‘balas jasa’ dukungan yang mereka berikan. "Ya, kita seperti nyogok ke masyarakat lah. Tapi itu lebih baik daripada nyogok pejabat," tambah dia.

Pembicara dan panelis lain yang hadir dalam seminar itu adalah pejabat Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sembiring, Presiden Direktur Newmont Pasific Nusantara Noke Kiroyan dan peneliti senior Environmental for Sustainable Development Arif Budimanta. Masing-masing mengupas karakteristik kepemimpinan bagi pengembangan CSR di perusahaan. Diskusi diperkuat dengan paparan Rozan Anwar dari DDI (Daya Dunamis Indonesia) yang menekankan pentingnya peran sumber daya manusia dan partnership untuk menginspirasi pentingnya CSR dalam denyut bisnis perusahaan. Selain itu, hadir pula Sapto Sakti, salah satu petinggi di Sampoerna Foundation yang menyoroti peran NGO dalam mendukung proses CSR agar dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat lokal.

Seminar diikuti oleh beberapa perusahaan ternama di Indonesia, seperti PT. Freeport, Newmont Pasific Nusantara, PT. Astra, Bank Negara Indonesia, PT. Pertambangan Bukit Asam, Daya Dunamis Indonesia, Dexamedica, Krakatau Steel, Astra Agro Lestari, PT. Telkom, hingga H.M. Sampoerna dan Sampoerna Foundation sebagai tuan rumah. Peserta yang tercatat sejumlah 68 orang, diantaranya para mahasiswa School of Business Management (SBM), sebuah sekolah manajemen bisnis yang merupakan koorporasi Sampoerna dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang memang sedang soft opening pada tanggal yang sama. Seminar sehari tersebut diharapkan akan meningkatkan kesadaran pentingnya CSR dalam manajemen strategis perusahaan baik jangka pendek maupun kelangsungan perusahaan secara jangka panjang, serta memperoleh wawasan dan pemahaman mengenai langkah-langkah implementasi CSR secara tepat dan terarah.

Sumber : http://www.portalhr.com

Minggu, 07 November 2010

Tugas 1 Etika Bisnis

Contoh kasus monopoli yang dilakukan oleh PT. PLN adalah:

Fungsi PT. PLN sebagai pembangkit, distribusi, dan transmisi listrik mulai dipecah. Swasta diizinkan berpartisipasi dalam upaya pembangkitan tenaga listrik. Sementara untuk distribusi dan transmisi tetap ditangani PT. PLN. Saat ini telah ada 27 Independent Power Producer di Indonesia. Mereka termasuk Siemens, General Electric, Enron, Mitsubishi, Californian Energy, Edison Mission Energy, Mitsui & Co, Black & Veath Internasional, Duke Energy, Hoppwell Holding, dan masih banyak lagi. Tetapi dalam menentukan harga listrik yang harus dibayar masyarakat tetap ditentukan oleh PT. PLN sendiri.

Krisis listrik memuncak saat PT. Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN) memberlakukan pemadaman listrik secara bergiliran di berbagai wilayah termasuk Jakarta dan sekitarnya, selama periode 11-25 Juli 2008. Hal ini diperparah oleh pengalihan jam operasional kerja industri ke hari Sabtu dan Minggu, sekali sebulan. Semua industri di Jawa-Bali wajib menaati, dan sanksi bakal dikenakan bagi industri yang membandel. Dengan alasan klasik, PLN berdalih pemadaman dilakukan akibat defisit daya listrik yang semakin parah karena adanya gangguan pasokan batubara pembangkit utama di sistem kelistrikan Jawa-Bali, yaitu di pembangkit Tanjung Jati, Paiton Unit 1 dan 2, serta Cilacap. Namun, di saat yang bersamaan terjadi juga permasalahan serupa untuk pembangkit berbahan bakar minyak (BBM) PLTGU Muara Tawar dan PLTGU Muara Karang.

Dikarenakan PT. PLN memonopoli kelistrikan nasional, kebutuhan listrik masyarakat sangat bergantung pada PT. PLN, tetapi mereka sendiri tidak mampu secara merata dan adil memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya daerah-daerah yang kebutuhan listriknya belum terpenuhi dan juga sering terjadi pemadaman listrik secara sepihak sebagaimana contoh diatas. Kejadian ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi masyarakat, dan investor menjadi enggan untuk berinvestasi.
Sumber : fkunhas.com

Contoh Kasus IM3 diduga melakukan penggelapan pajak

Dengan cara memanipulasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai ( SPT Masa PPN) ke kantor pajak untuk tahun buku Desember 2001 dan Desember 2002. Jika pajak masukan lebih besar dari pajak keluaran, dapat direstitusi atau ditarik kembali. Karena itu, IM3 melakukan restitusi sebesar Rp 65,7 miliar. 750 penanam modal asing (PMA) terindikasi tidak membayar pajak dengan cara melaporkan rugi selama lima tahun terakhir secara berturut-turut. Dalam kasus ini terungkap bahwa pihak manajemen berkonspirasi dengan para pejabat tinggi negara dan otoritas terkait dalam melakukan penipuan akuntansi.

Manajemen juga melakukan konspirasi dengan auditor dari kantor akuntan publik dalam melakukan manipulasi laba yang menguntungkan dirinya dan korporasi, sehingga merugikan banyak pihak dan pemerintah. Kemungkinan telah terjadi mekanisme penyuapan (bribery) dalam kasus tersebut. Pihak pemerintah dan DPR perlu segera membentuk tim auditor independen yang kompeten dan kredibel untuk melakukan audit investigatif atau audit forensik untuk membedah laporan keuangan dari 750 PMA yang tidak membayar pajak. Korporasi multinasional yang secara sengaja terbukti tidak memenuhi kewajiban ekonomi, hukum, dan sosialnya bisa dicabut izin operasinya dan dilarang beroperasi di negara berkembang.

Etika terhadap komunitas masyarakat

Tindakan Kejahatan Korporasi PT. Lapindo Brantas (Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup di Sidoarjo, Jawa Timur). Telah satu bulan lebih sejak terjadinya kebocoran gas di areal eksplorasi gas PT. Lapindo Brantas (Lapindo) di Desa Ronokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kebocoran gas tersebut berupa semburan asap putih dari rekahan tanah, membumbung tinggi sekitar 10 meter. Semburan gas tersebut disertai keluarnya cairan lumpur dan meluber ke lahan warga. tak kurang 10 pabrik harus tutup, 90 hektar sawah dan pemukiman penduduk tak bisa digunakan dan ditempati lagi, demikian juga dengan tambak-tambak bandeng, belum lagi jalan tol Surabaya-Gempol yang harus ditutup karena semua tergenang lumpur panas. Perusahaan terkesan lebih mengutamakan penyelamatan asset-asetnya daripada mengatasi soal lingkungan dan social yang ditimbulkan. Namun Lapindo Brantas akhirnya sepakat untuk membayarkan tuntutan ganti rugi kepada warga korban banjir Lumpur Porong, Sidoarjo. Lapindo akan membayar Rp2,5 juta per meter persegi untuk tanah pekarangan beserta bangunan rumah, dan Rp120.000 per meter persegi untuk sawah yang terendam lumpur.

Sumber:http://insidewinme.blogspot.com/2007/12/kasus-etika-bisnis perusahaan.html

Tulisan 2 Mata Kuliah Etika Bisnis

Pelanggaran Etika Bisnis
1. Pelanggaran dalam Praktek
Sebuah perusahaan X karena kondisi perusahaan yang pailit akhirnya memutuskan untuk melakukan PHK kepada karyawannya. Namun dalam melakukan PHK itu, perusahaan sama sekali tidak memberikan pesongan sebagaimana yang diatur dalam UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam kasus ini perusahaan x dapat dikatakan melanggar prinsip kepatuhan terhadap hukum.
2. Pelanggaran dalam Praktek
Sebuah Yayasan X menyelenggarakan pendidikan setingkat SMA. Pada tahun ajaran baru sekolah mengenakan biaya sebesar Rp 500.000,- kepada setiap siswa baru. Pungutan sekolah ini sama sekali tidak diinformasikan kepada mereka saat akan mendaftar, sehingga setelah diterima mau tidak mau mereka harus membayar. Disamping itu tidak ada informasi maupun penjelasan resmi tentang penggunaan uang itu kepada wali murid. Setelah didesak oleh banyak pihak, Yayasan baru memberikan informasi bahwa uang itu dipergunakan untuk pembelian seragama guru. Dalam kasus ini, pihak Yayasan dan sekolah dapat dikategorikan melanggar prinsip transparansi
3. Pelanggaran dalam Praktek
Sebuah RS Swasta melalui pihak Pengurus mengumumkan kepada seluruh karyawan yang akan mendaftar PNS secara otomotais dinyatakan mengundurkan diri. A sebagai salah seorang karyawan di RS Swasta itu mengabaikan pengumuman dari pihak pengurus karena menurut pendapatnya ia diangkat oleh Pengelola dalam hal ini direktur, sehingga segala hak dan kewajiban dia berhubungan dengan Pengelola bukan Pengurus. Pihak Pengelola sendiri tidak memberikan surat edaran resmi mengenai kebijakan tersebut. Karena sikapnya itu, A akhirnya dinyatakan mengundurkan diri. Dari kasus ini RS Swasta itu dapat dikatakan melanggar prinsip akuntabilitas karena tidak ada kejelasan
fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban antara Pengelola dan Pengurus Rumah Sakit
4. Pelanggaran dalam Praktek
Sebuah perusahaan PJTKI di Jogja melakukan rekrutmen untuk tenaga baby sitter. Dalam pengumuman dan perjanjian dinyatakan bahwa perusahaan berjanji akan mengirimkan calon TKI setelah 2 bulan mengikuti training dijanjikan akan dikirim ke negara-negara tujuan. Bahkan perusahaan tersebut menjanjikan bahwa segala biaya yang dikeluarkan pelamar akan dikembalikan jika mereka tidak jadi berangkat ke negara tujuan. B yang terarik dengan tawaran tersebut langsung mendaftar dan mengeluarkan biaya sebanyak Rp 7 juta untuk ongkos administrasi dan pengurusan visa dan paspor. Namun setelah 2 bulan training, B tak kunjung diberangkatkan, bahkan hingga satu tahun tidak ada kejelasan. Ketika dikonfirmasi, perusahaan PJTKI itu selalu berkilah ada penundaan, begitu seterusnya. Dari kasus ini dapat disimpulkan bahwa Perusahaan PJTKI tersebut telah melanggar prinsip pertanggungjawaban dengan mengabaikan hak-hak B sebagai calon TKI yang seharusnya diberangnka ke negara tujuan untuk bekerja
Sumber : www.los-diy.or.id/.../Losdiy-Contoh%20Pelanggaran%20Etika%20Bisnis.pdf

Tulisan 1Mata Kuliah Etika Bisnis

Landasan Moral dan Etika Dalam Pemeliharaan Hubungan Produsen Dengan Konsumen

Di era globalisasi ini, bisnis makin berskala dunia dan orang sering tergoda untuk melupakan etika dalam penyelenggaraan bisnis. Contohnya pada promosi ada perusahaan yang mengiklankan produknya dengan cara membesar-besarkan manfaatnya di luar proporsi yang wajar merupakan tindakan yang tidak dapat di pertanggungjawabkan secara moral dan etika.
Menurut para pakar dan filsuf yang mencoba mendalami teori etika telah mengembangkan berbagai konsep yang berhubungan dengan berbagai segi kehidupan dan penghidupan manusia. Sebagian diantaranya dapat diterapkan dalam pemeliharaan hubungan suatu perusahaan dengan para konsumennya.
Dalam melakukan transaksi antara perusahaan dengan para konsumennya, kedua belah pihak harus menerapkan berbagai norma moral dan etika yang berlaku di lingkungan masyarakat dimana transaksi tersebut terjadi. Dengan kata lain mengelola bisnis berdasarkan norma , moral, dan etika merupakan tanggung jawab perusahaan. Hal itu terlihat pada empat hal dibawah ini :
1. Produk yang mampu memenuhi kebutuhan para penggunanya
2. Penyediaan informasi yang jujur dan faktual tentang produk yang dihasilkan
3. Mutu produk
4. Keamanan penggunaan produk tersebut

Berdasarkan hal yang dikemukakan diatas landasan moral dan etika dalam pemeliharaan hubungan produsen dengan konsumen sangat diperlukan. Selain untuk keberlangsungan perusahaan , tetapi juga untuk menciptakan usaha atau bisnis yang sehat , sehingga dapat terjalin hubungan yang baik dan kesetiaan konsumen terhadap produk yang di produksi perusahaan.

Sumber: Buku Etika Bisnis , karangan Prof Dr Sondang P. Siagan MPA. 1996. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.

Senin, 17 Mei 2010

Tujuh Kunci Hidup Sehat

Setiap orang tentu berharap tubuhnya tetap sehat. Ada beragam cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Berikut tujuh langkah yang dapat dilakukan :
1. Banyak bergerak
Gerakan sekecil apapun, baik untuk pergerakan otot. Jadi, Anda tidak harus melakukan di pusat kebugaran. Manfaatkan saja ”fasilitas” yang ada disekitar anda seperti pilih naik tangga daripada lift, juga pilih temapt parkir yang lebih jauh.
2. Kurangi Lemak
Hindari makanan yang mengandung banyak lemak seperti daging dan makanan yang digoreng. Kelebihan konsumsi lemak dapat memicu kegemukan yang menjadi salah satu sumber penyakit.
3. Hindari rokok
Bahaya rokok bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi . Ribuan penelitian membuktikan lebih dari 4000 jenis zat berbahaya terkandung dalam rokok dan asapnya.
4. Redakan stres
Untuk meredakan stres, tidak ada salahnya anda meluangkan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan aktivitas yang anda sukai. Jangan lupa untuk selalu berpikir positif.
5. Tangkis polusi udara
Salah satu cara yaitu dengan menanam banyak tanaman di halaman rumah. Tanaman bermanfaat untuk menyerap zat-zat polutan dari udara.
6. Rawat gigi
Gigi yang baik menentukan kondisi pencernaan dan mencegah infeksi
7. Jauhi alkohol
Alkohol bisa membahayakan organ hati, juga bisa memicu kanker. Karenanya hindari minuman keras.
Sumber : Media Indonesia Senin,6 April 2009

Pesona Kota Malino, Sulawesi Selatan

Kota Malino, terletak 90 km arah selatan Kota Macasar tepatnya di Tinggi moncong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), merupakan salah satu kawasan wisata alam yang memiliki daya tarik luar biasa. Kawasan itu seperti kawasan puncak Bogor atau Bandung, Jawa Barat.
Jalan menanjak dan berkelok-kelok melintasi deretan pengunungan dan lembah yang indah akan mengantarkan Anda ke Kota Malino. Kawasan tersebut terkenal sebagai kawasan rekreasi dan wisata Sejas zaman penjajahan Belanda.
Seperti halnya kawasan Puncak, Bogor, Malino yang berada di ketinggian 1.500 meter diatas permukaan laut, memiliki sejumlah obyek wisata menarik.
Obyek wisata itu antara lain Air Terjun Takapala yang terletak di daerah Bulutana, Air Terjun Lembanna, sekitar 8 km dari kota Malino, dan Hutan Wisata Malino yang lebih dikenal dengan debutan Hutan Pinus.
Sementara itu di Malino terdapat pemandian Lembah Biru. Objek-objek wisata itu tidak pernah sepi oleh pengunjung, apalagi pada hari-hari libur. Banyak pengunjung yang datang baik dari Kota Macasar maupun dari daerah-daerah lain di Sulsel untuk mendapatkan tempat rekreasi dan refreshing yang nyaman.
Dalam taman wisata alam Malino ditemui berbagai jenis fauna seperti burung nuri, kera hitam, biawak, jalak kerbau, dan burung gelatik. Flora yang dimilki diantaranya pohon pinus yang merupakan tumbuhan yang mendominasi Taman Wisata Alam Malino dan umurnya sudah cukup tua.
Keindahan alam Malino yang dikenal sejak zaman kolonial Belanda juga menyimpan tumbuhan peninggalan Belanda yang sampai Semarang masih bisa ditemukan, Namur terbilang langka yaitu termasuk edelweis dan pohon turi yang bunganya berwarna orange. Saat mekar, bunga-bunga ini terlihat indah, apalagi jika dilihat dari udara atau kejauhan.(www.liburan.info.com)

Sumber : Media Indonesia Senin,6 April 2009

Puisi

DARUNNAJAH IV


Darunnajah 1986
Bekal pengalaman yang kudapat
Selendang Ilmu yang kuraih
Romantika yang kupatri
Benih sabar yang kusemai
Kuteruskan di kota kehidupan
Yang mempersilahkan aku menjadi pemenang
Atau malah menjadi pencundang

Alfiyah yang bulak balik diributkan
Dipertentangkan agar luput dari setrap atau
Berdiri dengan satu kaki
Atau podium-podium ma’had
Yang menjadi gerah hati
Berlari lalu mencari-cari alasan pasti
Biji-bijian sejarah pun telah tanggal
Tapi mampir bersama tergeraknya kesadaran
Untuk mentaubati diri
Untuk meraih kesuksesan
Yang tidak lagi lama menanti


Depok, 28 Juli 2006

Sumber : MAJALAH AZZIKRA NO.21 TAHUN 2 AGUSTUS 2006

Berpetualang di Capolaga Adventure Camp

Berminat untuk melakukan wisata ekologi? Capolaga Adventure Camp bisa menjadi alternatif. Objek wisata yang berlokasi di Desa Cicadas Panaruban, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu menawarkan keindahan ekosistem Sungai Cimuja dan Cikoneng lengkap dengan fasilitas wisata dan outbond.
Ekosistem Sungai Cimuja terdiri dari air terjun Cimuja, Karembong, dan Sawer yang terkelola secara alami. Keanekaragaman alam Sungai Cimuja didukung pula oleh kehadiran sejumlah gua seperti Gua Badak.
Hasil bentukan dari dua sungai dan beberapa air terjun menciptakan bentang alam nan indah dengan kontur menawan berupa pegunungan, lereng, tebing batu, dan kolam alam. Capolaga Adventure Camp menawarkan pula fasilitas-fasilitas seperti pesanggrahan, kolam pancing, pemandian alam, tempat parkir, toilet, dan ramah lingkungan.
Tak ketinggalan fasilitas outbond yang kini juga hadir disana. Di samping outbond, Capolaga Adventure Camp dapat menjadi tempat untuk melakukan aktivitas outing family atau company gathering, adventure sport, tracking, bird watching, tea walk, perkemahan, fotografi, dan kolam pancing.
Anda tertarik untuk menikmati kegiatan di alam terbuka di sana? Bila ya, ada tiga rute alternatif dengan waktu tempuh yang berbeda-beda. Tiga rute alternatif itu adalah Subang, Bandung, dan Jakarta.
Sumber : Media Indonesia Senin, 17 Mei 2010

Banyaklah Bertanya Kepada Pelanggan

Seorang penjual lazimnya pandai bicara, pintar membujuk, lihai mempengaruhi dan piawai menyakinkan orang. Keahlian seperti ini juga diperlukan oleh pengusaha yang bergerak diberbagai bidang, termasuk mereka yang selama ini mendapatkan proyek-proyek pemerintah melalui tender.
Namun perlu dimiliki oleh seorang penjual bukan cuma keahlian seperti diatas. Seorang penjual bukan saja dituntut untuk pintar bicara, tetapi juga lihai mengajukan pertanyaan kepada pelanggan atau konsumen. Selama ini banyak penjual yang banyak berbicara dan tidak memberi kesempatan kepada pelanggan untuk berbicara. Itu berarti lebih sedikit bagi penjual untuk mengetahui pelanggannya. Padahal dengan bertanya, seorang penjual akan mengetahui banyak hal. Hal-hal yang bisa diketahui seorang penjual jika dia banyak bertanya kepada pelanggannya, yang bersangkutan dapat mengetahui :
· Produk-produk seperti apa yang dicari/diinginkan konsumen/pelanggan ?
· Manfaat/keuntungan-keuntungan apa yang diinginkan dari pelanggan/konsumen kita ?
· Berapa besar dana/anggaran yang bersedia dibayarkan oleh seorang konsomen.
· Kendala-kendala apa yang dihadapi konsumen dalam proses pembelian ?
· Apa keraguan dan kekhawatiran konsumen tentang produk, perusahaan atau bahkan si penjual sendiri?
· Apa motif pembeliannya ?
Tanpa bertanya secara rinci kepada konsumen, bagaimana mungkin seorang penjual dapat benar-benar memahami pelanggannya? Bagaimana mungkin penjual bisa mencari jalan keluar terhadap kendala-kendala pembelian yang dihadapi pelanggannya?
Pahamilah konsumen dengan bertanya lebih banyak. Jadi seorang tenaga penjual yang andal bukan hanya pintar berbicara, tetapi yang lebih penting juga adalah pintar bertanya. Pertanyaan penting yang harus terus ditanyakan seorang penjual adalah mengapa, mengapa, dan mengapa.
Sumber : Media Indonesia Minggu, 16 Mei 2010

Artikel

Hakim Gayus
Minta Jaksa Ikut Ditahan


Salah satu kuasa hukum Muhtadi Asnun, Farhat Abbas kemarin, mempertanyakan mengapa hanya kliennya yang ditahan, sedangkan para jaksa yang diduga turut terlibat dalam makelar kasus yang menjadikan Gayus Tambunan sebagai tersangka masih melenggang bebas ”Kenapa yang dikorbankan malah hakim yang menuntut bebas. Padahal, jelas-jelas jaksa sudah diberi sanksi dari kejaksaan agung. Kan rekayasa kasus yang dibuat Cirus Sinaga dan kawan-kawannya itu sebenarnya fatal buat penegakan hukum di Indonesia, ”kata Farhat kepada wartawan di Mabes Polri, kemarin.
Farhat menuturkan, jaksa agung Hendarman Supandji mengeluarkan surat izin penangkapan dengan dasar surat Ketua Mahkamah Agung (MA) tanpa memperhatikan pernyataan yang ada dalam surat MA yakni harus sesuai dengan aturan hukum dan tidak diskriminatif. ”Namun Jaksa Agung telah melakukan diskriminasi terhadap hakim hanya untuk menutupi atau melindungi citra kejaksaan. Disini hakim yang dikorbankan, ” ujarnya. Ketika ditanya apakah pihak kepolisian diduga juga melindungi Cirus dan jaksa-jaksa lainnya, Farhat menyatakan bahwa Polri dan kejaksaan Agung sama-sama saling melindungi

Sumber : Media Indonesia Minggu, 16 Mei 2010

Kamis, 13 Mei 2010

BAHASA INDONESIA DALAM KONSEP ILMIAH

Pada saat ini banyak berkembang penulisan ilmiah dengan berbagai konsep ilmiah dan gagasan dari berbagai cara berpikir yang berbeda untuk masing-masing pribadi orangnya. Tetapi apakah konsep dan gagasan tersebut mampu dituangkan oleh Bahasa Indonesia , sehingga gagasan dan konsep ilmiah tersebut mampu tersampaikan kepada pembaca atau orang-orang dalam bidang tersebut. Menurut saya Bahasa Indonesia mampu sebagai media dalam menuangkan suatu konsep ilmiah , karena Bahasa Indonesia telah menjadi Bahasa perantara atau media dalam penulisan ilmiah . Dengan kalimat yang terstruktur dan variasi kalimat tentu saja dapat mewakili keinginan penulis dalam menuangkan ide-ide kreatifnya sehingga tulisannya menjadi menarik dan memiliki manfaat bagi yang membacanya. Bahasa Indonesia juga merupakan Bahasa Nasional yang artinya sudah digunakan secara resmi dan sudah menjadi Bahasa sehari-hari bagi warga Indonesia. Jadi dengan Bahasa Indonesia Konsep ilmiah dapat dituangkan dengan kedalaman pengunaan yang berbeda untuk masing-masing orang . Ide-ide tersebut harus dikembangkan dengan kata-kata dan dituangkan dalam kalimat . Tentu saja Bahasa Indonesia mampu menyampaikan ide-ide tersebut . Apalagi saat ini Bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa resmi dikalangan peneliti. Bahasa Indonesia juga mampu menerjemahkan istilah-istilah asing yang biasa digunakan oleh peneliti untuk lebih memperjelas dalam menyampaikan ide-ide dan gagasannya. Jadi Bahasa Indonesia bukan hanya Bahasa resmi , tetapi juga bahasa yang digunakan para peneliti dan orang-orang yang berkecimpung didalamnya , terutama didunia pendidikan dan mampu sebagai media dalam menuangkan suatu konsep ilmiah dan pengembang gagasan ilmiah.

Kamis, 15 April 2010

Tugas Akuntansi Manajemen

Anggaran Penjualan
"Anggaran yang menerangkan secara terperinci tentang penjualan perusahaan dimasa datang dimana didalamnya ada rencana tentang jenis barang, jumlah, harga, waktu serta tempat penjualan barang.
Agar anggaran penjualan lebih teliti dan meyakinkan maka diperlukan "Tim Peramal Penjualan" yang terdiri dari beberapa ahli dari bidang distribusi dan didukung oleh ahli-ahli bidang keuangan, produksi dan dari bidang lainnya. Peramalan penjualan akan menilai target penjualan yang akan dicapai sebagai dasar penjualan.


Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah:

1. Mengurangi ketidakpastian dimasa depan
2. Memasukkan pertimbangan /keputusan manajemen dalam proses perencanaan
3. Memberikan informasi dalam profit planing control
4. Untuk mempermudah pengendalian penjualan

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam rangka penyusunan anggaran penjualan antara lain:

1. Penelitian dan peramalan penjualan
2. Fungsi anggaran penjualan
3. Tahap-tahap peramalan penjualan
4. Metode peramalan penjualan


Fungsi Anggaran Penjualan

1. Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas kegiatan perusahaan pada umumnya.

2. Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan mengarahkan setiap pelaksanaan divisi Pemasaran.

3. Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian .
Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi manajemen.

Anggaran Produksi
Anggaran Produksi adalah skedul rinci yang mengindentifikasikan produk-produk atau jasa yang mesti dihasilkan atau disediakan untuk memenuhi penjualan yang dianggarkan dan kebutuhan-kebutuhan persediaan.

Anggaran Tenaga Kerja Langsung

Anggaran tenaga kerja langsung disusun dengan mengacu kepada anggaran produksi.
Tujuan Utama adalah untuk mempertahankan tenaga kerja yang memadai dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan produksi namun tidak menyebabkan waktu menganggur yang makan biaya.

Anggaran Overhead Pabrikasi

Anggaran Overhead Pabrikasi adalah skedul rinci taksiran biaya pabrikasi, selain biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung yang harus dikeluarkan untuk memenuhi ekspetasi-ekspetasi produksi produksi di masa yang akan datang.

Anggaran overhead pabrik mempunyai dua tujuan

1. Mengintegrasi anggaran biaya overhead pabrik ke unit-unit produk selama anggaran
2. Menghitung tarif overhead pabrikasi untuk periode akutansi yang akan datang.

Anggaran Beban Penjualan dan Administratif

Berisi daftar antisipasi prediksi beban dalam bidang-bidang selain pabrikasi yang akan dikeluarkan dalam periode anggaran.
Beban penjualan adalah beban-beban promosi, penjualan, dan pengiriman produk kepada pelanggan.
Beban Administratif adalah biaya yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas seperti pemberian arahan umum bagi perusahaan dan penyediaan jasa bagi personalia

Anggaran Kas

Adalah suatu rencana rinci yang memperlihatkan bagaimana sumber-sumber daya kas akan diperoleh dan memaparkan kapan pengeluaran kas

Sumber : www.google.com

Kamis, 08 April 2010

Tulisan Teknik

Remote Login



Remote login adalah istilah bagi proses bekerja di lingkungan Unix dan Linux, yang dilakukan bukan dari terminal yang terhubung secara langsung kepada server; tempat kita login pertama kali. Perhatikan gambar konfigurasi jaringan computer *nix dan kedudukan terminalnya. Setiap terminal hanyalah input/output untuk bekerja dengan sistem *nix. Dari gambar diperlihatkan bahwa sebuah server Unix atau Linux dapat memiliki banyak terminal. Terminal adalah tempat pengguna melakukan login untuk bekerja dengan *nix. Satu server dapat memiliki lebih dari satu terminal.
Dalam *nix, kita hanya perlu satu buah CPU – komputer – dan sebuah konsol. CPU adalah komputer yang digunakan bersama oleh lebih dari satu orang, sedangkan konsol adalah tempat mengendalikan komputer.
Setiap pengguna bekerja dengan menggunakan terminal . Dalam satu jaringan komputer, kita dapat memiliki lebih dari satu komputer atau server, bisa terdiri atas lebih dari satu server *nix. Jika kita sedang login pada suatu server, maka kita dapat juga login ke dalam server yang lain melalui terminal kita ; asalkan kita memilki account juga di dalam server tersebut. Proses login ke dalam *nix yang lain, dari *nix kita login disebut dengan remote login.

Sumber : Sidik, Betha .2004. Unix & Linux, Penerbit Informatika : Bandung


Latihan

1. Apa yang akan anda simpulkan dengan menggunakan data-data berikut :

a. Hasil tahun pertama Pelita I bagi departemen PUTL adalah: Anggaran yang ditetapkan Rp. 33.690.000.000,- sebelum habis tahun, anggaran itu sudah habis dipakai : sebab itu departemen ini mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 6.365.000.000.
Jawab :
Hasil tahun pertama Pelita I bagi departemen PUTL adalah: Anggaran sebesar Rp. 33.690.000.000. Namun departemen PUTL kehabisan anggaran , sehingga departemen tersebut mandapat tambahan anggaran sebesar Rp. 6.365.000.000.
b. Departemen P & K
Anggaran belanja yang ditetapkan Rp 5.500.000.000. Dalam bulan Februari 1970 baru digunakan Rp. 2.500.000.000.
Jawab :
Departemen P dan K menetapkan anggaran Rp 5.500.000.000. Pada bulan Februari 1970 baru digunakan Rp. 2.500.000.000.
c. Departemen Pertanian :
Anggaran yang ditetapkan Rp. 6.697.948.200.
Terpakai Rp. 6.675.415.470.
Jawab :
Departemen Pertanian anggaran yang ditetapkan Rp 6.697.948.200. yang terpakai Rp. 6.675.415.470 . Jadi sisa anggaran Rp. 22.532.730.

2. Jalan pikiran di bawah ini mempergunakan corak penalaran yang mana ?

Benarkah proses penalaran itu ?
a. Untuk memahami seseorang pemabuk, maka sesorang penyidik harus minum sampai mabuk..
Jawab :
Silogisme Hipotesis (tidak benar)
b. Pemerintah berkewajiban menjaga keselamatan jiwa dan raga bangsa Indonesia. Untuk menjaga keselamatan jiwa raga bangsa dan moral bangsa, pemerintah berhak mengadakan sensor terhadap film-film. Utuk itu pemerintah membentuk panitia sensor yang bertugas mensensor semua film. Sebab itu apa pun keputusan panitia , harus diterima oleh semua rakyat Indonesia.
Jawab :
Silogisme kategorial (benar)
c. Mereka yang melakukan korupsi jutaan rupiah atas uang negara, diminta untuk menyelesaikan perkaranya di luar pengadilan. Orang-orang semacam itu biasanya orang yang berada dan berkedudukan tinggi . Mat Bagong ditangkap, dipukul, dan ditahan berbulan-bulan karena memalsukan kuitansi pengobatan dengan selisih Rp. 150,-. Ia akhirnya dijatuhi hukuman penjara tiga bulan. Sebab itu, lebih baik mengkorup uang jutaan rupiah daripada memasulkan uang akuntansi Rp. 150.-
Jawab :
Rantai Deduksi (tidak benar)

3. Tetapkan jenis silogisme berikut :

a. Tiap orang Indonesia termasuk pembayar pajak atau tidak. Ia adalah pembayar pajak. Sebab itu , ia termasuk orang indonesia yang tidak membayar pajak.
Jawab :
Silogisme Hipotesis
b. Seseorang yang dikuasai kemarahan akan kehilangan akal sehatnya. Pak Sabar tidak pernah marah sesaat pun. Sebab itu ia tidak pernah kehilangan akal sehatnya.
Jawab :
Silohgisme Kategorial
c. Mereka yang dari lahir sudah kaya, tidak dapat membayangkan bagaimana menjadi orang miskin. Pak Karta adalah orang yang tidak kaya dari kelahirannya. Sebab itu ia dapat membayangkan betapa menjadi orang miskin.
Jawab :
Silogisme Alternatif
d. Semua yang masuk perguruan tinggi adalah mahasiswa. Bejo adalah seorang yang masuk perguruan tinggi. Sebab itu Bejo adalah seorang mahasiswa.
Jawab :
Silogisme Kategorial

4. ”Karena semua pesawat Garuda yang saya tumpangi adalah pesawat yang bermesin jet, maka semua pesawat milik garuda adalah pesawat bermesin jet.”
Yang mana dari penalaran berikut yang paling mirip dengan penalaran diatas? jelaskan!

a. Karena semua mahasiswa yang telah saya jumpai adalah orang-orang cerdas, maka tampaknya hanya sedikit yang akan gagal dalam ujian.
Jawab:
Tidak Mirip.
b. Semua bahasa di dunia yang pernah saya pelajari memiliki kata seru ; kata seru ini merupakan unsur primitif dari bahasa yang berbentuk kalimat yang masih bertahan.
Jawab:
Tidak Mirip
c. Karena semua novel yang ditulisnya cenderung bernada seks, maka agaknya ia tertarik dengan masalah seks.
Jawab :
Mirip, karena kedua pernyataan saling berkaitan.
d. Karena semua buruh diperusahaan rajin melaksanakan tugasnya, maka semuanya adalah buruh yang penuh tanggung jawab.
Jawab :
Tidak Mirip.
e. Karena semua kapal yang pernah saya tumpangi memberikan pelayanan yang sangat memuaskan, maka semua kapal sangat memuaskan servisnya,
Jawab :
Mirip, karena kedua pernyataan saling berkaitan.

5. Perluaslah entinem berikut menjadi silogisme !

a. Ia seorang warga negara yang baik , sebab setiap ada aksi-aksi sosial untuk kepentingan bangsa selalu ikut.
Jawab :
Mayor : Seorang warga yang baik adalah selalu ikut setiap ada aksi-aksi sosial untuk kepentingan bangsa.
Minor : Ia adalah seorang warga yang baik.
Konklusi :Sebab itu , ia selalu ikut setiap ada aksi-aksi sosial untuk kepentingan bangsa.
b. Ia pasti seorang ahli dalam bidang matematika, karena ia mengajar matematika di fakultas tersebut.
Jawab :
Mayor : Siapa saja yang ahli dalam bidang matematika adalah yang mengajar matematika di fakultas tersebut.
Minor : Ia adalah seorang yang ahli dalam bidang matematika
Konklusi : Sebab itu, ia yang mengajar matematika di fakultas tersebut.
c. Kita harus membantu usaha peri kemanusiaan yang telah dicetuskan oleh presiden , karena usaha itu merupakan jalan yang paling baik untuk memajukan putra-putri Irian Jaya.
Jawab :
Mayor : Usaha perikemanusiaan yang telah dicetuskan oleh presiden adalah untuk memajukan putra-putri Irian Jaya.
Minor : Usaha itu merupakan jalan yang paling baik
Konklusi : Usaha itu, merupakan jalan yang paling baik untuk memajukan putra-putri Irian Jaya.
d. Mereka menerima syarat kerja itu, karena mengandung pasal-pasal yang memberikan harapan untuk perbaikan nasibnya.
Jawab :
Mayor : Syarat kerja itu mengandung pasal-pasal yang merupakan harapan untuk perbaikan nasibnya.
Minor : Mereka menerima syarat kerja itu.
Konklusi : Mereka meneriama syarat kerja yang mengandung pasal-pasal yang memberikan harapan untuk perbaikan nasibnya.
e. Ia pasti berhasil dalam dunia usaha internasional , karena ia menguasai lima bahasa dunia.
Jawab :
Mayor : Jika ia menguasai lima bahasa dunia, maka ia pasti berhasil dalam dunia usaha internasional.
Minor : Ia menguasai lima bahasa dunia.
Konklusi : Sebab itu, ia pasti berhasil dalam dunia usaha internasional.
f. Ia harus memasuki perguruan tinggi, karena ia berbakat.
Jawab :
Mayor : Jika ia berbakat, maka ia harus memasuki perguruan tinggi.
Minor : Ia berbakat.
Konklusi : Sebab itu, ia harus memasuki perguruan tinggi.